Konsolidasi KaJi, PDIP-PPP Langsung Pasang Gambar
Ketua DPC PPP Ngawi Machruss Yasin kemarin (30/10) langsung merapatkan barisan dengan konsolidasi ke DPC PDI Perjuangan. Menurut Machruss yang dtemui Ketua DPC PDIP Ngawi Budi Sulistyono, konsolidasi itu dilakukan demi pemenangan KaJi dalam pilgub putaran 2.
Ketua tim pemenangan KaJi di Ngawi ini mengaku cukup lega mengetahui persiapan PDI Perjuangan cukup solid dalam memenangkan KaJi di wilayah Ngawi. “Saya sengaja ke DPC PDIP usai keputusan Ibu Mega mendukung KaJi, lega sekali melihat persiapan teman-teman di PDIP dalam kemenangan KaJi,” katanya.
Dukungan parpol-parpol di Ngawi ke KaJi makin bertambah setelah munculnya instruksi Megawati. Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Budi Sulistyono atau arab disapa Kanang, mengaku akan mematuhi instruksi DPP PDIP dan berupaya memenangkan KaJi di Ngawi. “Dalam konsolidasi tadi kami sudah komitmen untuk sama-sama memaksimalkan dukungan untuk KaJi terutama di basis masing-masing parpol,” kata Kanang.
Sebagai bukti ucapan itu, menurut Kanang, DPC PDIP langsung mencetak dan menyebarkan gambar-gambar sosialisasi KaJi Manteb. Menurut dia, bukan hal mudah memenangkan salah satu cagub dalam putaran kedua ini. Namun, Kanang mengaku akan berusaha agar PDIP solid dalam memilih KaJi. (ari/isd)
jawapos
Ratusan Rumah Roboh
Mengamuk, Ratusan Rumah Roboh
Puting Beliung juga Tumbangkan Puluhan Pohon
Ratusan rumah rusak dan roboh saat angin puting beliung menerjang beberapa kecamatan di Ngawi dan Magetan Kamis malam (23/10) lalu. Di Ngawi, angin puting beliung menalda Kecamatan Gerih, Paron, Kedunggalar, Pitu, Widodaren serta Karanganyar. Sedangkan di Magetan, merusak rumah di Kecamatan Karangrejo dan Barat.
Angin lagi.., Angin lagi
Pohon Tumbang, Ngawi - Mantingan Macet
NGAWI - Angin puting beliung kembali menerjang Ngawi. Puluhan rumah rusak dan pohon-pohon bertumbangan. Bencana ini terjadi di Desa Jambangan Kecamatan Paron dan Sidowayah Kecamatan Kedunggalar.
Di Sidowayah, sebuah pohon menimpa kabel PLN dan melintang di jalan. Akibatnya, jalur lalu lintas Ngawi - Mantingan macet total. Pengguna jalan terpaksa menunggu hingga selesainya penanganan pohon tumbang di sebelah barat area block spot itu. ”Kemacetan sampai sekitar 1,5 kilometer,” ujar Niko, salah seorang pengguna jalan.
Musim Hujan dan Longsor di Ngawi
Musim Hujan, Warga Mulai Cemas
Di Ngawi warga yang berada di daerah-daerah rawan longsor mulai cemas seiring datangnya musim hujan. Sejak awal Oktober lalu curah hujan di Ngawi semakin meningkat.
Mereka yang dilanda was-was itu menghantui seperti yang ada di daerah Kendal, Jogorogo dan Sine. Daerah Karanggupito dan Kendal termasuk daerah rawan longsor. Sedangkan di Jogorogo peta rawan longsor seperti di Hargomulyo dan Srambang. Dan, Desa Hargosari dan Desa Sine Kecamatan Sine juga termasuk rawan longsor. ”Kami memang was-was apalagi daerah Sine sudah pernah kena longsor,” kata Hariyanto, salah seorang warga Sine.
Megaproyek Mulai Dievaluasi
NGAWI - Komisi D DPRD Ngawi mulai hari ini mengunjungi beberapa megaproyek yang dibiayai dana APBD. Tinjauan lapangan ini selain sebagai agenda rutin, juga ajang evaluasi untuk penyusunan anggaran tahun 2009. ”Kunjungan ini penting karena banyaknya dana APBD yang selama ini terserap untuk proyek fisik,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, kemarin (20/10).
Beberapa proyek besar yang akan dicek kondisinya antara lain pembangunan Terminal Ngawi dengan anggaran Rp 42 miliar dari APBD 2007 hingga 2009, pembangunan balai uji Dinas Perhubungan yang dianggarkan Rp 2,7 miliar atau naik dari sebelumnya Rp 2,3 miliar. Juga, pembangunan masjid agung dan berbagai proyek fisik sekolah serta dan peningkatan jalan.
Tak tanggung-tanggung, Komisi D menerjunkan empat tim agar dapat melakukan kunjungan tersebut sekaligus evaluasi menyeluruh. Selama ini menurut Antok –sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko–, sudah banyak masukan masyarakat tentang proses dan pelaksanaan proyek fisik di Ngawi. ”Kami perlu cek lapangan juga setelah mendengar masukan masyarakat itu,” tambahnya.
Salah satu yang menjadi sorotan kalangan dewan adalah pembangunan terminal dan masjid agung. Sebab, terminal yang digarap PT Reka Esti Utama ini sejak awal sudah direaksi kontra karena kekhawatiran mangkrak. Juga, sulitnya kontrol kualitas pembangunannya.
Sedangkan masjid agung perjalanannya juga penuh masalah sebelum akhirnya dikerjakan oleh PT Sadwiga Mustika Naga dengan nilai Rp 12,5 miliar. Beberapa proyek fisik di Ngawi memang banyak disorot. Bahkan Kejaksaan Negeri pun turun terkait pelaksanaan proyek fisik tahun 2007. Diantaranya pada pembangunan jalan Widodaren-Geneng dan peningkatan jalan di ruas Jalan Basuki Rahmat. (ari/irw)
jawapos
Fitur Baru di kotangawi.com
Setelah melakukan Eliminasi ke beberapa blog yang dianggap tidak aktif kami berusaha menambahkan fitur baru yang kira-kira bermanfaat buat blogger yang nge-blog di kotangawi.com, ComentLuv adalah pilihan crew kotangawi.com,
ComentLuv adalah satu plugin yang menampilkan link pada posting terakhir komentator (baca disini). Sehingga akan merangsang blogger lain untuk meninggalkan koment pada blog kita, serta akan meningkatkan trafik ada blog. jadi antara penulis dan komentator bisa saling diuntungkan.
Itu salah satu alasan mengapa ComentLuv jadi kandidat yang memenangkan fitur baru di kotangawi.com
Pengrajin Kayu Menjerit
Ekspor Kerajinan Kayu Turun
Ambruknya perekonomian di Amerika mempengaruhi pada ekspor furnitur dan kerajinan kayu jati. Sejak sekitar sebulan ini permintaan ekspor menurun. Akibatnya, pengrajin merugi. ”Buyer-buyer masih menunda pembelian sampai keadaan membaik,” jelas Pardi, penjual kerajinan kayu jati asal Banjarejo, Kedunggalar, kepada wartawan koran ini, kemarin.
Pengumuman Eliminasi
Seperti yang sudah disampaikan saat menutup pendaftaran blog baru di kotangawi.com, kami melakukan penghapusan account-acount yang terbengkalai. Semacam eliminasi, maka kami akan menghapus:
* Account blog yang tidak aktif selama 3 bulan berturut-turut sejak posting terakhir dilakukan.
* Account blog yang hanya berisi 1-2 posting selama 1 bulan sejak pendaftaran.
CPNS Ngawi Tak Perlu Kartu Kuning
Dibutuhkan Setelah Lolos, Formasi 263 Pegawai
NGAWI - Warga Ngawi yang mengincar lowongan CPNSD tak perlu buru-buru mengurus kartu kuning dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum mensyaratkan kedua surat itu untuk kelengkapan lamaran. ”Bahkan surat lamaran tak perlu bermaterai. Lamaran dikirim via pos biar yang jauh-jauh tak perlu datang ke Ngawi,” kata kepala BKD Ngawi Gardjito, dikonfirmasi wartawan Koran ini, kemarin (15/10).
Pendaftaran PNS Ngawi Lewat Pos
Warga Ngawi yang mengincar lowongan CPNS tak perlu buru-buru mengurus kartu kuning dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ngawi belum mensyaratkan kedua surat itu dalam berkas lamaran CPNS yang dibuka November mendatang. “Bahkan surat lamaran tak perlu bermaterai, lamaran dikirim via pos biar yang jauh-jauh tak perlu datang ke Ngawi,” kata kepala BKD Ngawi Gardjito.
Bupati Jatuhkan Sanksi
Bupati Ngawi Harsono, akhirnya berani memberikan sanksi berupa peringatan keras pada PNS yang diketahui berpartai. Peringatan itu bukan hanya bagi mereka yang sudah mengajukan diri menjadi caleg namun bagi mereka yang memiliki kartu tanda anggota partai. “Sanksi memang baru berupa peringatan keras, namun ini semoga jadi pelajaran bagi PNS lain,” kata Harsono.







Banner lain 





