Optimasi Ubuntu (Percepat Booting)
JIka booting Ubuntu anda terasa lama, coba beberapa trik ini.
1. Menggunakan paket preload
preload merupakan paket yang digunakan untuk mengoptimalkan proses booting dan startup aplikasi. Untuk menginstall preload jalankan perintah ini di terminal:
Membuat CD Interaktif dengan Macromedia Director (Sesi 2)
Ketemu lagi di sesi lanjutan neh…
Langsung saja, untuk membuat sebuah cd interaktif sebaiknya kita mempersiapkan/mencari semua bahan (teks, picture, data, video etc). Dan tak kalah pentingnya adalah membuat struktur dari cd interaktif tersebut. Sebagai contoh lihat gambar dibawah ini :

Festival Dalang Ngawi 2008
Mungkin berita ini sudah terlambat beberapa hari. Tapi agar semuanya tahu dengan adanya festival ini maka tidak ada ruginya untuk ditampilkan.
Museum trinil, yang terletak di daerah Kedunggalar kala itu sedang rame ramenya. Acara bertajuk Festival Dalang Wayang Kulit sedang digelar. Walau sayang hari sabtu tanggal 22 november 2009 adalah hari terakhir digelarnya acara tersebut. Seorang dalang kecil (yang entah namanya siapa) menutup acara festival dengan lakon bambang wisanggeni. Dalang kecil yang hendaknya ingin mengikuti festival, memperlihatkan ke hebatanya, mengaktualkan ilmunya. Namun malah si dalang kecil di helat menjadi dalang kinurmatan, yang memparipurnakan helatan akbar dalang di kabupaten Ngawi.
Dispora dan Dinas kebudayaan kabupaten Ngawi sebagai payung di gelarnya acara festival telah cukup berhasil memperkenalkan pakeliran dengan sempurna, dengan caranya yang ngawi banget, yang cukup sederhana namun mengena, tepat pada sasaran. Tak perlu Lux, tak perlu bergema di mana mana, bukankah konon wayang juga dimainkan di desa desa untuk membaurkan budaya jawa. Pemerintahan kerajaan Demak malah membuat berbagai terobosan untuk memasukkan filsafat keagamaan. Sedangkan PePaDi sebagai lokal partner acara festival, Persatuan Pedalangan Indonesia (Ngawi), harus kita beri lambaian topi dengan hormat. atas kerja keras dan dedikasi pada Pakeliran, bahkan kelelahan, kesuntukan, dan sempoyongan tubuhnya, tak mereka rasa. Tiga hari menggelar acara yang hebat, dukungan sound sistem, peralatan wayang, kelir, blencong, yoga, dan wedang wedang kopi, di padu asap rokok kretek yang tebal. Sungguh ramuan yang dyahsat.
SABET, merupakan penghidupan gerak wayang, sehingga ritmik gerak sang tokoh benar benar seperti nyata harus di kuasai sepenuhnya. dalang tertentu memang menguasai SABETan, namun malah sedikit melemah pada TITI LARAS, merupakan pengusaan harmonisasi nada sang dalang dalam berolah vokal, ber hummmm, menjadi prioritas kedua dalam penilaian. SASTRA juga merupakan faktor penting, merupakan pemilihan ceritra yang mempunyai estetis ceritra dan berkorelasi dengan keadaan setempat. ONTO WICORO adalah cara sang dalang dalam menirukan suara beberapa tokoh sehingga benar benar hidup skenarionya. dan SANGGIT dari Gesang ipun Anggit (hidupnya cerita) juga menjadi faktor penting penilaian juri juga suatu improvisasi sang dalang dalam memngolah ceritra. Kabupaten Ngawi juga di kenal sebagai pembibit dalang dalang muda berbakat, menjadi kawah condrodimuko, dan tempaan dalam berproses dalang dalang hebat nantinya.
Kotangawi press (imajimaya)
Demo Perangkat Desa Tuntut Pencairan Dana Anggaran
Aksi unjuk rasa perangkat desa kembali terjadi di Ngawi. Kali ini, komunitas pamong itu menuntut anggaran tunjangan bagi perangkat segera cair. Mereka menuding, Sekeratis Kabupaten (Sekkab) sebagai Ketua Tim Anggaran Pemkab sengaja menunda pencairan dana. Sebagian pendemo juga menuntut adanya pergantian sekkab yang kini dijabat HM. Agoes Nirbito. “Kami datang hanya menuntut hak kami, yaitu tunjangan bagi perangkat desa,” kata Triono, Kades Grudo, Ngawi, kemarin (24/11).
Perangkat desa yang berdemo juga menduduki Pendapa Wedya Graha dan memaksa untuk menunggu Bupati Ngawi untuk membicarakan tuntutan mereka. Perwakilan perangkat akhirnya bertemu bupati di ruang tertutup. Seusai pertemuan Bupati Harsono, Wabup Budi Sulistyono, Sekkab Agoes Nirbito datang menemui perangkat desa di pendapa.
Menurut Harsono, anggaran tunjangan perangkat desa sudah disiapkan Rp 17 miliar. Bupati akan menerbitkan SK mengenai besarnya dana yang mesti diterima masing-masing desa di Ngawi. Pihak desa harus memberikan data perangkat dan membuat perubahan anggaran pendapatan dan belanja desa (P-APBDes). “Saya sudah minta untuk dicairkan dan target paling lambat sampai 15 Desember,” kata Harsono.
Jawaban bupati ini rupanya dianggap upaya untuk tidak memberikan tunjangan perangkat desa, sehingga nyaris ricuh. Mereka meminta bupati memberikan keputusan itu secara tertulis. Massa merangsek ke kursi bupati, wabup dan sekkab sehingga polisi segera mengamankan ketiganya.
Kapolres Ngawi AKBP Edy S Tambunan akhirnya turun tangan langsung menenangkan massa yang emosional. Kapolres meminta perangkat yang tidak puas menjadi perwakilan susulan untuk berunding dengan bupati. Demo yang mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Ngawi ini akhirnya bubar dengan tertib. Itu setelah dijelaskan bahwa ketentuan pengajuan anggaran melalui PAPBDes merupakan salah satu persyaratan cairnya anggaran.
Dalam demonstrasi mereka, para perangkat desa juga membawa berbagai spanduk menagih janji Bupati Harsono untuk segera memberikan tunjangan bagi perangkat desa sesuai UMK. Spanduk mereka juga berisi tuntutan menurunkan sekkab. Selain itu demonstran juga menampilkan pertunjukan reog yang berisi penggambaran emosi perangkat akibat anggaran mereka tak kunjung cair. (ari/rif)
jawapos
Daftar Peserta Seminar (FINIS)
Peserta yang telah daftar melalui Kota Ngawi dan jauhdimata, baik melalui SMS maupun komentar, yang telah diverivikasi adalah :
Dimas Diajeng Ngawi
Pemilihan Dimas dan Diajeng Ngawi Meriah
NGAWI - Sejumlah remaja berebut predikat sebagai Dimas dan Diajeng Ngawi 2008.
Panitia sengaja memilih peserta yang bertalenta, berwawasan luas termasuk seputar kepariwisataan kotanya, dan berpenampilan menarik.
Menjelang 1Tahun Banjir Ngawi
Dokter Puskesmas Dilatih Evakuasi
Sejumlah dokter dan petugas puskemas di Kabupaten Ngawi kemarin (20/11) asyik berbasah-basah di Waduk Pondok, Kecamatan Bringin. Mereka tidak sedang berwisata, melainkan mengikuti latihan latihan bersama penanggulangan banjir.
Penipuan atas nama Kepolisian
Kapolsek Kendal Janji Tindak Tegas
Kaposek Kendal AKP Partono berjanji menindak tegas pelaku kriminal yang ditanganinya. Penegasan ini disampaikan kapolsek setelah kemarin banyak telepon yang mengabarkan adanya permintaan uang ke keluarga tersangka. “Tampaknya ada yang ingin memancing situasi dan memanfaatkan keadaan dengan mengatasnamakan Kapolsek kendal dan meminta ditransfer uang,” kata AKP Partono mendampingi Kapolres AKBP Edy S Tambunan.
Masalah Pupuk, Petani Ngawi Lega
Dapat Pasokan 30 Ton Urea
Antrean pupuk di Koperasi Unit Desa KUD Budi Karya hingga kemarin (20/11) masih terjadi. Meski, warga yang mengantre tidak sebanyak hari sebelumnya. Juga tidak ada lagi aksi pencegatan truk yang disinyalir membawa pupuk yang lewat di jalan raya depan KUD. Namun, puluhan petugas kepolisian masih tampak berjaga-jaga di sekitar tempat tersebut.
Read more
Bupati Janjikan Rp 5 Juta
Penanaman Pohon yang dilakukan di Desa Ngrayudan Kecamatan Jogorogo kemarin jadi catatan penting bagi Bupati Ngawi Harsono. Pasalnya, sudah beberapa kali Harsono melakukan penanaman pohon untuk penyelamatan sumber air di Ngrayudan, namun banyak yang tidak bisa hidup dan tumbuh besar. “Jadi kalau menanam itu mudah, namun memelihara pohon itu yang susah, harus rajin merawatnya,” kata Harsono.
Menurut Harsono beberapa tahun yang lalu, sebelum terbentuknya Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) penanaman pohon untuk pelestarian sumber air sudah pernah dia lakukan. “Namun dari seribu pohon yang kami tanam saat itu, masak hanya satu pohon saja yang katanya bertahan hidup,” katanya.
Namun dengan adanya LMDH serta kelompok tani di Ngrayudan dan daerah dataran tinggi lainnya, dia berharap penanaman yang dilaksanakan kemarin bisa sukses. Untuk merangsang upaya warga memelihara pohon yang pernah ditanam, Harsono bahkan menjanjikan hadiah bagi LMDH Ngrayudan. Dia menjanjikan dana penguatan modal bagi LMDH Ngrayudan Rp 5 juta sebelum dirinya habis masa jabatan pada 2010 mendatang. “Ayo, ini janji lho, silakan berupaya pohon-pohon yang kita tanam hari ini tumbuh dan besar nanti saya kasih Rp 5 juta,” katanya.
Tolok ukur keberhasilan penanaman pohon itu juga dari bibit yang ditanam oleh bupati. Kebetulan kemarin Bupati Harsono kebagian menanam bibit cengkeh di sebelah timur lapangan kemah Desa Ngrayudan. “Ingat lho, ini pohonnya hidup, subur dan besar silakan cari saya sekitar Juni 2010 untuk dana Rp 5 juta,” kata Harsono.
Janji Harsono kontan membuat Para petani LMDH bersemangat. Sambil bersorak-sorai memberi applaus pada bupati, para petani berjanji memelihara pohon hasil penanaman kemarin. “Sebenarnya tak diberi janji dana itu kami senang dapat bibit gratis, eh malah diberikan iming-iming hadiah pasti akan lebih semangat lagi,” kata Suparno, pendamping LMDH Ngrayudan. (ari)
jawapos
Dinkes Selektif berikan Izin Mamin
Dinas Kesehatan Ngawi memilih bertindak hati-hati dan selektif terhadap permintaan izin untuk standar kelayakan makanan dan minuman dalam kemasan siap edar. “Harus dipahami bahwa beberapa izin itu juga harus dilakukan oleh BPOM atau harus memiliki izin setingkat nasional,” kata Sunardi, seksi Farmasi, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Ngawi.
Beberapa waktu lalu, Dinkes Ngawi juga menerima sample dan pengajuan izin edar untuk air minum dalam kemasan gelas plastic. Namun karena izin harus dilaksanakan melalui BPOM dan serangkaian uji kelayakan yang mesti ditempuh, Dinkes Ngawi pun menyarankan agar pengusaha air minum itu menempuh prosedurnya. “Untuk air minum dalam kemasan harus izin POM, namun untuk kemasan minuman rasa Dinkes Kabupate justru bisa memberikan rekomendasi,” kata Sunardi.
Sampai sekarang contoh kemasan air minum kemasan gelas plastic itu masih disimpan di Dinkes dan tidak boleh dikonsumsi. Pentingnya izin dan BPOM untuk air minum juga berlaku untuk garam beryodium. Garam beryodium menurut Sunardi haus diteliti dan diuji kelayakan sejak dari asal air lautnya. “Saat ini izin Dinkes yang bisa kita berikan misalnya usaha keripik tempe, untuk air minum dalam kemasan dan garam harus dari BPOM,” katanya.
Selain selektif melakukan pemberian izin, Dinkes Ngawi juga meminta para pengusaha air minum isi ulang (amiu) memberikan contoh produknya 3 bulan sekali untuk diperiksa. “Seringkali ada amiu yang semula layak konsumsi namun karena pengaruh alat atau sumber airnya tercemar jadi tidak layak, makanya harus diawasi dan diperiksa rutin,” katanya.
Saat ini ada beberapa usaha amiu di Ngawi dengan mengambil air dari mata air sumber di daerah dataran ataas. Pengangkutan air bersih menggunakan tangki yang kemudian diproses dengan mesin amiu. Karena harganya lebih murah dari air isi ulang kemasan pabrik terkenal, amiu produk Ngawi ini pun memiliki pangsa pasarnya sendiri. (ari)
jawapos








Banner lain 





