Pemilihan Dimas Diajeng Ngawi Tahun 2009
Disporabudpar bersama dengan Paguyuban Dimas Diajeng Ngawi akan mengadakan Pemilihan Dimas Diajeng Ngawi 2009. Berikut beberapa informasi bagi para pendaftar.
Talk Show Malam Refleksi Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan
Menyambut Hari Besar Nasional, yaitu hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2009 serta Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2009. Komunitas Blogger Ngawi bekerjasama dengan Bahana Fm dan Pemuda Ngawi akan mengadakan acara Talk Show “Malam Refleksi Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan“.
Konfirmasi Lomba Menulis Blog dan Lomba Wallpaper BPC 2009
Karena ada perbaikan server di kotangawi.com. Kami dari pihak Panitia Lomba Menulis Blog dan Lomba Wallpaper BPC 2009 mengharapkan konfirmasi dari semua peserta lomba untuk data arsip. Dimohon alamat URL disertakan melalui kotak komentar di sini. Terima kasih.
Pemilih Bertambah Enam Ribu
Pemilih pilpres mendatang, di Ngawi bertambah sekitar enam ribu dibanding Pemilu legislatif. Jika pada Pemilu legislatif lalu pemilih sebanyak 707.646, Pilpres mendatang menjadi 714.641. Penambahan tersebut didominasi adanya pemilih pemula. ”Hampir 50 persen tambahan itu berasal dari pemula, ”terang Sunarto Ketua KPUD Ngawi kemarin(29/05).
Selain pemula, tambahan tersebut berasal dari istri TNI/Polri yang menggunakan hak pilihnya di Ngawi. Tak hanya itu, banyaknya santri yang boleh menyalurkan hak pilihmeski belum ber KTP juga memicu bertambahnya pemilih. Kepastian jumlah pemilih itu diketahui dari penetapan DPT oleh KPU setempat. ”Data tersebut sudah resmi dan tetap,tidak ada perubahan lagi, ”kata Sunarto. Read more
GTT Keluhkan Honor
Ratusan Guru dan Pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di Ngawi mengeluhkan sulitnya honor mereka. Sudah hampir 4 bulan GTT/PTT ini belum mendapat honor dan belum diketahui sampai kapan keluhan itu bakal teratasi.
GTT/PTT yang megeluhkan honor itu adalah pegawai dan guru yang tidak sempat masuk dalam data base. “Kami sudah 3 bulan tidak dapat honor, mungkin bakal jadi bulan keempat pada April ini,” kata Galih salah satu GTT. Read more
Perintahkan Kontraktor Memperbaiki Jalan
Diam-diam, pemkab sudah mengambil langkah terkait banyaknya sorotan yang ditujukan pada kondisi pasar hewan. Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Bambang Lestari Widodo mengaku sejak menjadi sorotan seminggu setelah diresmikan, pihaknya telah meminta rekanan yang mengerjakannya bertanggung jawab.
Bambang tak menampik kondisi parahnya kerusakan jalan menuju pasar hewan yang baru akhir Februari lalu diresmikan bupati. “Ya memang begitulah, pavingnya banyak yang jebol, tetapi sudah kita perintahkan diperbaiki,” ujar Bambang. Read more
Kerugian akibat Banjir Rp 2 Miliar
Kerugian akibat banjir ditaksir mencapai miliaran rupiah. Banjir yang melanda Ngawi sebanyak 2 kali pada awal dan akhir Februari lalu, menimbukan kerugian akibat kerusakan rumah sekitar Rp 200 juta. Sementara kerusakan lahan pertanian mencapai lebih dari Rp 2 miliar.
Dari data satuan koordinasi pelaksanaan penanggulangan bencana (SatkorlakPB) setempat, diperkirakan rumah yang kebanjiran sekitar 919 buah. Jumlah itu didominasi kerusakan ringan. Ini membuat taksiran kerugian ‘hanya’ sekitar Rp 65 juta pada banjir pertama awal Februari lalu. Namun pada banjir kedua akhir Februari mencapai Rp 155,8 juta. ”Ini hanya kerugian akibat rumah kebanjiran, tidak termasuk kerugian di bidang pertanian,” kata Suryadi, Ketua Satkorlak PB Ngawi, kemarin (7/3). Read more
Parpol Mulai Pilih-Pilih Saksi
Caleg-caleg yang akan berlaga dalam Pemilu mulai memikirkan dana saksi. Partai politik biasanya akan memasang saksi di tiap TPS untuk mengawasi jalannya Pemilu terutama saat penghitungan suara. “Bagaimanapun adanya saksi di TPS atau PPS itu penting untuk control dan memberikan masukan cepat tentang perolehan suara,” kata Machrus Yasin, Ketua DPC PPP Ngawi.
Jumlah TPS di Ngawi yang sebanyak 1.943 tentu saja membutuhkan saksi yang banyak dan dana tidak sedikit. Setiap saksi diperkirakan akan menghabiskan waktu seharian di TPS. Bukan hanya menunggu dengan cermat saat pemberian suara, namun saat menghitung suara yang berlangsung sampai malam hari juga harus dimonitor. “Karena itu tentu tak ada relawan yang mau jadi saksi cuma-cuma, kami harus pikirkan dana untuk mereka,” kata Machrus. Read more
Banjir Ngawi Makin Meluas
Sirine MIM terus berbunyi menandakan kalau Banjir yang melanda wilayah Ngawi makin meluas. Belum surut banjir di Kwadungan, sejak Sabtu (31/1) siang sejumlah daerah di pinggiran Bengawan Solo terendam air. Sedikitnya 7 kecamatan di Ngawi terkena banjir, yakni Kwadungan (6 desa), Ngawi (2 kelurahan) Pitu (2 desa), Pangkur (1desa) dan Mantingan (1desa) dan Karanganyar (3 desa).
Di Kecamatan Ngawi kota,warga di beberapa desa dan kelurahan sibuk mengevakuasi barang berharga karena ketinggian air terus meningkat.Di Kampung Baru lingkungan Cabean Kidul Kelurahan Ketanggi misalnya, air yang naik sudah merendam belasan rumah dari 268 orang yang tinggal di lokasi itu. Read more
Warga Demo Jalan Rusak
Puluhan warga Desa Dadapan Kendal kemarin (17/1) melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menuntut Pemkab Ngawi melakukan perbaikan jalan raya desa setempat yang mengalami kerusakan parah. Terutama di jalan tembus antara Dadapan- Soco Jogorogo.
Selain melakukan orasi, warga menanami jalan yang rusak dengan pohon pisang sebagai bentuk protes. Mereka juga sempat membakar ban bekas di tengah jalan. Warga mengusung pula beberapa poster berisi desakan agar pemkab segera turun tangan melakukan perbaikan. Read more
















