Kopdar BPC di Benteng Van Den Bosch (Benteng Pendhem) Ngawi
Hari minggu kemarin tepatnya tanggal 1 April 2012, Komunitas Blogger Ngawi (Benteng Pendhem Club) mengadakan acara kopdar di Benteng/Fort van Den Bosch atau lebih dikenal dengan nama Benteng Pendem Ngawi.
Benteng van Den Bosch ini dinamakan Benteng Pendhem karena Benteng ini dikelilingi oleh gundukan tanah yang tinggi sehingga bila dilihat dari kejauhan terkesan terpendam.
Seperti yang diketahui, dulu Benteng Pendhem ini ditutup untuk umum sehingga masyarakat yang ingin berkeliling melihat bangunan ini harus mengurungkan niatnya. Tapi sejak beberapa bulan lalu, Benteng van Den Bosch ini sudah dibuka untuk umum. Biaya tiket masuknya hanya Rp 1000 ditambah parkir kendaraan.
Benteng Pendhem merupakan bangunan berarsitektur Belanda. Berdiri pada tahun 1839 – 1845 oleh Van Den Bosch.
Tidak seperti bangunan zaman sekarang, Benteng ini sangat kokoh dengan tembok yang besar dan tebal. Memang cocok untuk dijadikan benteng pertahanan dari serangan musuh. Tetapi sayangnya hampir sebagian besar bangunan di Benteng Pendem ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa atapnya dikatakan oleh narasumber di sana hancur karena serangan pasukan Jepang.
Benteng Pendem berlokasi di Desa Pelem Ngawi. Dekat dengan Taman Makam Pahlawan. Lokasinya sangat strategis karena berada pada persimpangan sungai Bengawan Solo dan Sungai Bengawan Madiun. Cocok untuk mengawasi jalur transportasi air di sungai ini.
Ada yang unik di dalam bangunan Benteng Pendhem ini. Karena di dalamnya terdapat makam KH. Muhammad Nursalim yang telah dipugar pada tahun 1992.
Kopdar BPC ini sendiri dihadiri oleh :
- Zebhi
- Udin Widarso
- Yuda
- Bisma
- Aan Aryanto
- Sucipto
- Vicky
- Didik Hariyanto
- Endrik R.
- Galang Pratama
- Hari Susanto dan Istri.
Beberapa foto-foto kopdar yang diambil oleh teman-teman blogger Ngawi:






indah dan bersejarah
nganggoakan lebih indah jika ada campur tangan pemerintah daerah.
supaya sektor wisata lebih bergairah.
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US; rv:1.9.2.6) Gecko/20100625 Firefox/3.6.6
iyah
nganggoOpera/9.80 (Android; Opera Mini/7.28879/27.1407; U; en) Presto/2.8.119 Version/11.10
Betul itu mas. Biar lebih menarik wisatawan utk berkunjung ke sini.
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
perlu di perhatikan juga soal kebersihan bangunan.
Potone sng bareng bareng jejer pas arep mlebu benteng di aplud jg mas
nganggoOpera/9.80 (Series 60; Opera Mini/6.5.27309/27.1407; U; en) Presto/2.8.119 Version/11.10
Oce. Insyaallah nanti ku upload.
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
bener abnget kata mas Abid. nah sekarang yang perlu di perhatikan katanya museum trinil sangat memprihatinkan kondisinya… bagai mana kalau kapan-kapan kita berkunjung ke trinil…
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
WAhhh… bagus banget dan bersejarah…
aq anak ngawi tapi besar di surabaya…..
belum pernah tahu sama sekali benteng pendem…
Klu pulang pasti lebaran, KOPDAR bisa gak buat rekan2…
nganggobiasa langgananku lebaran ANTHURIUM CAFE cari Wi-Fi
Mozilla/5.0 (Windows NT 6.1) AppleWebKit/535.19 (KHTML, like Gecko) Chrome/18.0.1025.151 Safari/535.19
lhah itu yang makamnya kok ada pohonnya ya? pohon apakah itu? kok subur tumbuh disitu,..:?
nganggoMozilla/5.0 (X11; Linux i686) AppleWebKit/535.11 (KHTML, like Gecko) Ubuntu/11.04 Chromium/17.0.963.56 Chrome/17.0.963.56 Safari/535.11
pohon kamboja tu mbak.
nganggoOpera/9.80 (Series 60; Opera Mini/6.5.27309/27.1407; U; en) Presto/2.8.119 Version/11.10
oh,..pohon kamboja ya,.. pantes bisa tumbuh disitu,. hehehe,..aneh juga ya,.
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; WOW64; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
udah biasa mbak ada pohon di samping makam, soale rumahku jg deket makam.biasane untuk membuat tanda agar posisi makam tidak hilang
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:12.0) Gecko/20100101 Firefox/12.0
oh,..berarti sengaja ditanami to bang,..:)
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; WOW64; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
Saya urun rembuk walaupun secara tidak langsung saya bukan orang Ngawi asli….tapi saya punya mertua di ngawi tetaptnya jl trunojoyo no 41 b ….sangat disayangkan keberadaan benteng pendem yang kurang terawat…sebuah bukti peninggalan sejarah yang jarang dimiliki oleh kabupaten2 lain di Indonesia…dan keberadaan benteng di tempati markas tentara yang tambah merusak situs tersebut…contoh bayak kayu2 yang hilang…bangunan2 rumah walet…ayo masyarakat Ngawi bersatu untuk melastarikan peninggalan sejarah tersebut,…..Markas meliter dipindah…pemda segera turun tangan
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
Masalah melestarikan peninggalan sejarah di kota ngawi perlu dukungan dari pemerintah dearah untuk di masukkan ke apbd secara bertahap…..saya yakin turis asing naupun lokal akan banyak yang berkunjung ke kota ngawi….walaupun saya orang jember secara tidak langsung mempunyai ikatan emosional dengan kota ngawi..karena mertua dan saudara2 dari istri saya masih banyak di ngawi….ayo semua element masyarakat bergerak untuk melestarikan peninggalan sejarah tersebut
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
Sekitar tahun 1980an….awal pertama saya melihat benteng pendem masih banyak kayu2 tebal untuk lantai masih terlihat….besi2 untuk memenggal kepala masih ada….tapi awal tahun 1990an pada hilang pada kemana….salah siapa…??????? senyampang belum rusak parah…kita jaga dan kita lestarikan
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
warisan budaya dan sejarah yang tak tersentuh .. sangat disayangkan
nganggoMozilla/5.0 (Macintosh; Intel Mac OS X 10.6; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
Wah, kangen sama kota kelahiran Ngawi, pernah dibesarkan di timur kota ngawi tapi blm pernah tahu Benteng Pendem, cuma liwat tok, ternyata bagus juga yah kalo dilihat dari foto-foto diatas.
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 5.1) AppleWebKit/535.19 (KHTML, like Gecko) Chrome/18.0.1025.162 Safari/535.19
Wish being renovate soon, though I was born there but never went there. Coz, prohibited. Hopefully all cultural heritage and historical artificial in Ngawi being conservated.
nganggoMozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.1; en-US; rv:1.9.2.28) Gecko/20120306 Firefox/3.6.28
ayo cah ngawi untuk melestarikan sejarah benteng pendem melakukan aksi…..jangan hanya di tulisan saja….rumah2 walet di tiadakan saja……sekalipun kondisi sekarang sudah sebaik tahun 1980an….mumpung belum rusak lebih parah….saya gak tau apa rumah2 tentara/armed masih tinggal di benteng….
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:11.0) Gecko/20100101 Firefox/11.0
hmmmmmmmm………..
nganggoMozilla/5.0 (Windows NT 6.1; rv:12.0) Gecko/20100101 Firefox/12.0
bangunan nya kurang terawat, sangat disayangkan
nganggoOpera/10.00 (Windows NT 6.1; U; en) Presto/2.2.0