Gamelan Sulit Dapatkan Pasar
Gamelan di Desa Kauman Kecamatan Karangrejo makin sulit mendapatkan pasar. Selama ini produksi tetap dilakukan walaupun produksi secara besar-besaran baru dilakukan bila ada pesanan. “Pasar gamelan memang tak seramai dulu apalagi bila generasi muda juga tidak mencintai budaya ini,” kata Mulsenen, perajin gamelan di Kauman.
Satu set gamelan jawa lengkap dijual dengan harga yang cukup tinggi. Yakni mencapai Rp 290 juta. Namun para perajin di Kauman sendiri sebenarnya menerima servis atau perbaikan gamelan termasuk pembelian gamelan secara eceran. “Misalnya bila butuh bonang atau kenong, atau saron ya bisa dibuatkan,” katanya.
Kaum muda yang ada di Kauman juga tidak terlalu banyak yang aktif membuat gamelan ini apalagi dengan penjualan yang tidak tentu hasilnya. Sampai kini hanya ada beberapa sentra pembuata gamelan yang masih bernafas dan berproduksi di desa ini. Beberapa rumah warga yang dulu ramai membuat gamelan sudah tutup usaha karena mahalnya bahan baku dan sulitnya pemasaran. “Sekarang hanya tinggal beberapa saja yang masih berproduksi,” kata Mulsenen.
Gamelan yang dihasilkan warga Kauman sebenarnya sudah dikenal secara nasional. Bahkan cara pembuatannya yang dikerjakan secara manual sejak ratusan tahun lalu, telah membuat gamelan produksi desa ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Selain itu para perajin juga mencari nada gamelan yang pas dengan cara tradisional yakni nglaras.
Pasar gamelan dari Kauman juga makin terpuruk setelah banyaknya gempuran teknologi seperti maraknya tape dan sarana hiburan lainnya. Jaman dulu saat masa keemasannya, gamelan merupakan salah satu sarana hiburan utama untuk seni karawitan yang sering dipergunakan mulai dari hajatan pengantin sampai penyambutan pejabat dan perayaan hari besar. (ari/eba)
jawapos
Random Post
Comments
12 Comments on Gamelan Sulit Dapatkan Pasar
-
JAUHDIMATA reply:29 Aug 2009 pukul 15:24
menggunakan browser Shiretoko 3.5.4pre di Ubuntu 9.04
-
SanG BaYAnG berkata pada
28 Aug 2009 pukul 00:36
menggunakan browser Opera Mini 4.2.14320 di J2ME/MIDP Device
-
nug reply:28 Aug 2009 pukul 15:09
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows Vista
-
vicky reply:28 Aug 2009 pukul 17:47
menggunakan browser Firefox 3.0.3 di Ubuntu 8.10
-
dameydra berkata pada
28 Aug 2009 pukul 07:29
menggunakan browser Google Chrome 2.0.172.43 di Windows XP
-
Anton berkata pada
28 Aug 2009 pukul 09:43
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
Warnet Adiratna berkata pada
28 Aug 2009 pukul 11:04
menggunakan browser Firefox 3.0.6, di Windows XP
-
SanG BaYAnG berkata pada
29 Aug 2009 pukul 05:45
menggunakan browser Opera Mini 4.2.13918 di J2ME/MIDP Device
-
masedewe berkata pada
29 Aug 2009 pukul 14:55
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
Warnet Adiratna berkata pada
29 Aug 2009 pukul 17:06
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
abutiar berkata pada
30 Aug 2009 pukul 12:04
menggunakan browser Firefox 3.0.7 di Windows XP
turut prihatin…..
tapi mau gimana lagi pak… kan dari pada capek capek mukuli gamelan mendingan tinggal mencet Tombol Play.. hehehehe
yang penting bukan kaset bajakan… ![]()
Posting baru vicky : Pola makan yang tidak sehat bagi remaja ![]()
[reply]
waah. kudune ra ngono…
ini urusane kan melestarikan budaya bangsa..
ntar kalo budaya diaku-aku malingsial baru kita teriak
hahahaha
Posting baru JAUHDIMATA : Indonesia Raya VS Negaraku ![]()
[reply]
Keterpurukan pasaran gamelan tidak hanya di alami oleh pengrajin gamelan di karang rejo ngawi saja,seluruh pengrajin gamelan yg ada di tanah jawapun jua mengalami keterpurukan ini.
Masalahnya selain karena harga yang terbilang mahal jua karena tingkat keawetanya gamelan itu dpt bertahan lama..
Coba buat terobosan untuk membuat alat gamelan sekali pake..,pasti laris dhe..
[reply]
iyo pak, kudune nek gawe gamelan seng sekali tutuk langsung ambyar, ben tuku eneh tuku eneh jiahahahaha….
[reply]
kalau sekali pakai berati ntar yang udah punya gak beli lagi dong ? ![]()
Posting baru vicky : Video Satria Baja Hitam Black dan RX jama dulu ![]()
[reply]
kasihan padahal itu kesenian tradusional yang harus kita lestarikan tapi malah sudah banyak yang tidak meminatinya,…
Posting baru dameydra : Karnaval 17 Agustus di Kota Ngawi ![]()
[reply]
Ayooo … lek duwe hajatan … koyo sunatan lan matenan … ngganggo karawitan … ben laku … yooo mesak ke … dek emben … pas nang omah ono hajatan … yooo nanggap karawitan kok … berarti melu nguri-nguri … budoyo jowo kang adhi luhung … cobo dibuka nang kene : Langen Beksan
Posting baru Anton : JQuery Plugin ![]()
[reply]
Teori bisnis adalah mengikuti Trend bagi yang belum mampu ATAU MENCIPTAKAN TREN BARU bagi pengusaha yang MAMPU baik secara finansial maupun SDM. kenapa gamelan sudah kurang laku dipasaran? ya emang tren gamelan sudah BERGESER kan? coba bandingkan misal kita punya hajatan, hanya ORANG BERDUIT aja yang berani nanggap wayang atau karawitan.
Sedangkan sebagian yang lainnya sudah merasa cukup dengan hanya nanggap campur sari atau bahkan Organ tunggal aja udah cukup.
Jika barangyang diproduksi sudah banyak, cobalah merambah ke sektor jasa semisal servis gamelan, upgrade gamelan, atau buka kursus main gamelan, kurus tari tradisional yang menggunakan media gamelan. atau bikin Museum Gamelan sebagai salah satu objek wisata.
barangkali ada ide lain tentang gamelan?
Posting baru Warnet Adiratna : Perangkat Jaringan ![]()
[reply]
Kesenian orek-orek khas ngawi di uripne maneh..wae..piye.. ![]()
Posting baru SanG BaYAnG : Balada Piring Surgawi ![]()
[reply]
orek-orek koyo lagune dalang por to?
Posting baru masedewe : Hapus Virus FullHouse ![]()
[reply]
Kesenian orek-orek ki piye Mr. Sang BaYAnG?
maklum gak asli ngawi….
)
Posting baru Warnet Adiratna : Meja Komputer ![]()
[reply]
Itulah salah satu hukum sebabakibat,
Sebabnya kemajuan tehnologi tidak terlalu membutuhkan gamelan yang dimainkan secara manual,akibatnya ya sekarang gamelanya jadi kurang laku.
Semoga bisa menemukan tehnologi baru untuk memanfaatkan gamelan semaksimal mungkin.
Seperti yang sudah diperkenalkan oleh USA kalau nggak salah lho,udah bikin ROBOT GAMELAN.
Posting baru abutiar : Mencari Kebahagiaan ![]()
[reply]
Katakan pada kami tentang tulisan diatas...

















menggunakan browser Firefox 3.0.3 di Ubuntu 8.10