Gedung Dewan Melompong
Seluruh Anggota Ikuti Workshop ke Jakarta
NGAWI-Akhir pekan tampaknya mulai dimanfaatkan para wakil rakyat untuk nglencer.Mereka ramai-ramai pergi keluar kota dengan dalih urusan kedinasan.Seperti apa yang dilakukan seluruh anggota dewan Ngawi selama tiga hari ini.Berangkat ke Jakarta untuk mengikuti workshop dengan materi peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota dewan.
Sekretaris Dewan(Sekwan)setempat,Sugeng mengatakan hampir semua anggota legislatif turut serta dalam rombongan ke Jakarta tersebut.Tak terkecuali,ketua dewan Dwi Rianto Jatmiko dan ketiga wakil DPRD(Yayuk Sri Rahayuningsih,Isnaini Widodo dan Setyo Armodo).
Rombongan berangkat sejak pukul 08.00,kemarin(24/6). Dan,baru kembali ngantor pada Senin(28/6)depan.Tak heran bila Gedung dewan kosong melompong tempo dua hari kerja terakhir.’Pokoknya tiga hari,hari ini (kemarin,Red)hingga dua hari berikutnya.Sabtu malam atau Minggu pagi baru tiba di Ngawi,’terang Sugeng, saat dikonfirmasi koran ini.
Workshop yang diikuti seluruh dewan itu,kata dia, merupakan kegiatan yang sudah terprogram.Itu dilakukan guna meningkatkan kapasitas kontrol yang menjadi tugas pokok dan fungsi(tupoksi)di kursi wakil rakyat. Rentetan kegiatan serupa rencananya juga akan dilakukan bulan depan.’Diharapkan bisa menambah wawasan dengan profesi yang diamanahkan,’ungkapnya.
Tak masuknya seluruh anggota dewan itu tentu dikeluhkan sebagian kalangan yang berkepentingan dengan para wakil rakyat.Khususnya,mereka yang ingin menyampaikan uneg-uneg perihal permasalahan yang dihadapi di masyarakat.
Tiga orang yang mengaku warga Kwadungan,misalnya. Mengetahui gedung dewan sepi,ketiganya langsung balik haluan.’Ya pergi saja,lha wong tak satupun dewan ada yang ngantor,’kata salah seorang warga sambil berlalu.
Pemandangan gedung rakyat yang kosong melompong itu juga menuai reaksi keras.Servi Yunianto,Koordinator LSM Binsani menegaskan,tak seharusnya seluruh wakil mengikuti kegiatan workshop secara berbarengan. Mengingat kinerja para dewan bersinggungan langsung dengan rakyat.’Bagaimana bila masyarakat ingin menyampaikan aspirasinya?Apakah harus menunggu sampai kepulangannya?Permasalahan itu yang seharusnya juga menjadi kajian.Bukan malah melakukan kunjungan bersama-sama keluar daerah dengan waktu yang relatif lama,’ujarnya.(dip/eba)
radar madiun
Random Post
Comments
7 Comments on Gedung Dewan Melompong
-
galang berkata pada
28 Jun 2010 pukul 12:43
menggunakan browser
Firefox 3.5.2 di
Windows 7
-
vicky reply:28 Jun 2010 pukul 14:32
menggunakan browser
Firefox 3.5.7 di
Windows XP -
galang reply:28 Jun 2010 pukul 19:16
menggunakan browser
Firefox 3.5.1 di
Windows XP -
Choiri Setyawan berkata pada
29 Jun 2010 pukul 16:21
menggunakan browser
Firefox 3.6.6 di
Windows 7
-
purwanto berkata pada
03 Jul 2010 pukul 00:32
menggunakan browser
Google Chrome 5.0.375.70 di
GNU/Linux
-
Mrpall berkata pada
03 Jul 2010 pukul 13:30
menggunakan browser
Firefox 3.5.7 di
Windows XP
anggota dewan juga manusia mas… juga butuh refreshing…. uangnya banyak masak mau kerja terus… ya sekali kali gak papalah… mumpung ada wordkshop, jadi sekalian jalannya… dan juga kayaknya kalau workshop kan ada dana untuk tranposrtasi… heheheh…
[reply]
la kan dapet mumpung gratis, jadi digunakan semaksimal mungkin, betul katane mas vicky mumpung ada dana transportasi dari pemda setempat.
Posting baru galang : NARUTO SHIPPUDEN 166 FULL VERSION![]()
[reply]
aku nulisnya pake kata “kayaknya” lho,
rodok ati ati nek nules,,, hehehe…
[reply]
yaw wis tak kek i kayaknya nek nuwh ![]()
Posting baru galang : NARUTO SHIPPUDEN 166 FULL VERSION![]()
[reply]
ya kesempatan juga ,, jalan2..
[reply]
kalo orang biasa berlaku :
“punya uang tapi tak punya waktu luang#punya waktu luang tapi tak punya uang”
tapi kalo pejabat dewan -mohon maaf- berlaku rumus :
“punya uang juga punya waktu luang#punya waktu luang juga tetap punya uang”
[reply]
hehehe…vicky kereatip banget tuh komen nya….sip
[reply]
Katakan pada kami tentang tulisan diatas...












menggunakan browser
Firefox 3.6.4 di
Windows XP