Gula Naik, Dewan Geram
Harga komoditas gula pasir mulai naik. Problematika klasik yang selalu mengiringi saat ramadan tiba dan menjelang lebaran tersebut dinilai kurang ada kewaspadaan sejak dini dari pemkab. Alhasil, masyarakat terus dirundung kekhawatiran akan barang pemanis yang semakin sulit didapatkan untuk memenuhuhi kebutuhan keluarga tersebut.
Kondisi itu memaksa harga gula melonjak tinggi. Berbeda dua pekan silam, yang masih berkisar Rp 8 ribu per kilogram. Namun memasuki sepekan Ramadan ini sudah menembus Rp 9.750 per kilogram. Tak urung, kenaikan harga komoditas yang satu itu sulit terbendung. Anggota dewan mulai geram. ”Ya seharusnya belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Sehingga tidak terjadi keresahan seperti yang dialami masyarakat saat ini,” tegas salah seorang anggota dewan Maryoto.
Dengan kenaikan harga itu, tentunya bertolak belakang dengan pemaparan bupati Harsono dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu. Yang mana kebutuhan pengadaan sembako di Ngawi masih mencukupi. Guna mengantisipasi fluktuasi kenaikan harga akan terus mengintensifkan di pedagang-pedagang pasar. Dan, juga dijelaskan harga gula pasir dipatok Rp 8.500 per kilogram. ”Sekarang dilihat saja realita di pasar. Apakah yang diutarakan itu sesuai atau tidak,” ungkap legislator PKS tersebut.
Lanjut dia, pemkab lamban menangani permasalahan kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok. Padahal permintaan masyarakat terus meningkat. Seiring untuk memenuhuhi kebutuhan saat merayakan lebaran nanti. Untuk itu, operasi pasar merupakan jalan terbaik dalam menstabilkan kebutuhan pokok. Seperti apa yang telah dilakukan ditahun-tahun sebelumnya saat ramadan dan menjelang lebaran.
Tidak hanya itu, pemkab melalui satuan kerja terkait dan berkoordinasi dengan polres terjun langsung kelapangan. Targetnya, menggelar inspeksi mendadak (sidak) dan razia ke sejumlah gudang pengusaha dan pedagang gula. Karena dimungkinkan para spekulan turut bermain memanfaatkan momen ramadan dan lebaran kali ini. ”Pasti ada orang yang mencari keuntungan lebih. Dengan cara menimbun, kemudian dijual dengan harga tinggi,” ucapnya.
Ditambahkan Maryoto, tidak logis bila masyarakat kesulitan mendapatkan gula pasir. Banyak pabrik gula yang masih eksis beroperasi. Apalagi sekarang ini musim giling. Seharusnya, lanjut dia, kebutuhan gula terpenuhi dan harga tidak mengalami kenaikan. ”Kasihan masyarakat selalu menjadi korban. Untuk itu pemkab harus bisa bijak menyikapi permasahan tersebut. Jangan sampai semakin memicu keresahan masyarakat,” pungkas Maryoto.(dip/tya)
jawapos
Related Posts
Comments
14 Comments on Gula Naik, Dewan Geram
-
Anton berkata pada
31 Aug 2009 pukul 16:26
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
Anton berkata pada
31 Aug 2009 pukul 16:29
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
Anton berkata pada
31 Aug 2009 pukul 16:31
menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP
-
dameydra reply:01 Sep 2009 pukul 07:53
menggunakan browser Google Chrome 2.0.172.43 di Windows XP
-
dameydra reply:01 Sep 2009 pukul 07:54
menggunakan browser Google Chrome 2.0.172.43 di Windows XP
-
vicky reply:02 Sep 2009 pukul 12:46
menggunakan browser Firefox 3.0.3 di Ubuntu 8.10
-
vicky reply:02 Sep 2009 pukul 12:47
menggunakan browser Firefox 3.0.3 di Ubuntu 8.10
-
ndru saiki ngekost berkata pada
31 Aug 2009 pukul 16:39
menggunakan browser Firefox 3.0.8 di Windows XP
-
SanG berkata pada
31 Aug 2009 pukul 17:43
menggunakan browser Opera Mini 4.2.14320 di J2ME/MIDP Device
-
JAUHDIMATA berkata pada
31 Aug 2009 pukul 18:48
menggunakan browser Shiretoko 3.5.4pre di Ubuntu 9.04
-
dameydra berkata pada
01 Sep 2009 pukul 07:53
menggunakan browser Google Chrome 2.0.172.43 di Windows XP
-
Warnet Adiratna berkata pada
01 Sep 2009 pukul 12:30
menggunakan browser Firefox 3.0.6, di Windows XP
-
Warnet Adiratna berkata pada
12 Sep 2009 pukul 15:37
menggunakan browser Firefox 3.5.3 di Windows XP
Petromaxxxxxxxxx
[reply]
Petromaxxxxxxxxx
Posting baru Anton : Malaysia is the poor state of cultural ![]()
[reply]
Pada Hal … di Ngawi itu ada Pabrik Gula … loh … kok bisa-bisanya harganya naik …. Klu gitu … jangan minum wedang pakai Gula !!!!!
Posting baru Anton : Malaysia is the poor state of cultural ![]()
[reply]
Mumpung Belum ada Yang komentar … aku nambah lagi … Ahhhh … Wong Ngawi itu Manis-manis … apa itu pertanda kebanyakan … Gula Yack ?
Posting baru Anton : Malaysia is the poor state of cultural ![]()
[reply]
urakan jan tenan nganti papat dewe …. heueheu
![]()
Posting baru dameydra : Pelecehan Lagu Indonesia Raya Oleh Malingsia ![]()
[reply]
iya to, mantep to,… wakaka
Posting baru dameydra : Pelecehan Lagu Indonesia Raya Oleh Malingsia ![]()
[reply]
komen kok akeh men to yo yo….
[reply]
jarah wae pabrike…..
[reply]
yang pertamx itu = tamax’s ![]()
lha iyo mas, omahe awake dewe kan cedak pabrik gulo, mosok gulo malah larang. weh aku ngko ga manis neh nuh wakakaka
Posting baru ndru saiki ngekost : PPL ![]()
[reply]
Waduh..,kalo menurut ane mahal dikit ndak apa pa lah..asal ada gula,daripada murah tp ndak ada yg jual.. ![]()
*Kabooooooor..*
Posting baru SanG : Sari Rejo Mendiro ![]()
[reply]
La ngawi nduwe pabrik gula masak masih mahal
Posting baru JAUHDIMATA : Markup Validation Service ![]()
[reply]
la iyo padahal durung bodho’ lo kok wis larang to ?? piye iki ?? wes bubrah
Posting baru dameydra : Pelecehan Lagu Indonesia Raya Oleh Malingsia ![]()
[reply]
lha aku wis ruh gulo mundhal malah ket sak durunge poso. soko 7,8 ewu trus, 8 ewu, trus 8,5 ewu, lha saiki wis 9,5 ewu. tapi yo wajar.. lha wong ning carefour solo ae wis juale 11 ewu.
itulah indonesia….
Posting baru Warnet Adiratna : Update AVIRA Hari ini ![]()
[reply]
gulone saiki wis medun neh lho?.. mbok protesei ae sih.. huhuehueheuhe ![]()
Posting baru Warnet Adiratna : TIPS mengisi Liburan sekolah ![]()
[reply]
Katakan pada kami tentang tulisan diatas...

















menggunakan browser Firefox 3.5.2 di Windows XP