Pekerjaan Molor, Bupati Kecewa

Bupati Ngawi Harsono memberikan warning tegas pada berbagai pembangunan fisik di wilayahnya. Pasalnya, banyak pembangunan yang dinilainya tidak tepat schedule dan molor dari capaian target fisik. Ini contohnya menimpa pembangunan beberapa Puskesmas perawatan seperti Paron, Sine dan Padas. “Saya kecewa karena jawalnya telat itu, saya minta dilembur,” kata Bupati Harsono.

Tinjauan bupati itu dilakukan minggu lalu meliputi pekerjaan fisik pada satuan kerja Dinas Kesehatan berupa pembangunan Puskesmas, Bidang Pendidikan berupa rehab gedung SD dari dana DAK, Dinas Perhubungan yang membangun kantor dan balai uji KIR serta Dinas PU Cipta Karya yang sedang menyelesaikan pembangunan terminal senilai Rp 42 M. “Secara umum kualitas tidak bermasalah, namun jadwal yang telat untuk pembangunan Puskesmas atau gedung SD jelas berdampak pada pelayanan bagi masyarakat,” kata Harsono.

Puskesmas perawatan di Sine, Padas dan Paron, menurut Harsono sudah seharusnya direhab seiringi makin tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan bagi warga pedesaan. Puskesmas Sine bahkan sudah memiliki banyak kerusakan akibat abrasi dan longsor karen letaknya berbatasan dengan sungai. Akibatnya Puskesmas ini benar-benar dibuat baru. “Karena itu saya minta jadwal ditepati agar penyelesaiannya dapat menjawab kebutuhan rawat bagi masyarakat,” katanya.

Jadwal yang terlambat itu, menurut Harsono karena sejak start pembangunan sudah terlambat. Keterlambatan sebenarnya masih di bawah ambang karena kurang dari 5 persen. “Namun karena menyangkut kebutuhan warg akan kesehatan sebaiknya jadwal pembangunan ditepati,” ujarnya.

Bila rehab puskesmas diminta untk dikebut, proyek terminal dan kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika justru sebaliknya. Harsono melihat kedua proyek dilakukan melebihi target waktu yang disediakan. Selain itu untuk proyek terminal dia meminta agar pada terminal angkutan kota diberikan atap. “Saya minta finishing dilakukan pelan-pelan saja, biar hasilnya lebih bagus,” katanya. (ari)

jawapos


|  Flame of Akane Divisione | The Ndruartcohole Minister | Maju Bersama Membangun Kota


Comments

2 Responses to “Pekerjaan Molor, Bupati Kecewa”

  1. ali ghufroni STITI KP PARONNo Gravatar on Nopember 19th, 2008 13:46

    proyek pembangunan sarana umun dikab.ngawi menemui banyak kendala.faktor cuaca
    atau upah kerja yang minim mungkin memberikan dampak signifikan dalam peksanannya.
    pembangunan.perlu adanya leter of intend sebelum pelaksanaanya.ditentukan
    batas awal/batas akhir penyelesaian megaproyek pembangunan infrastruktur
    maupun sarana umum lainnya.

  2. mrpallNo Gravatar on Nopember 30th, 2008 16:44

    lha ya ko bisa ya molor kaya karet ajah

Leave a Reply




Iklan Anda LA Cellular
Iklan Anda
THE BOBs Display Pagerank Add to Technorati Favorites Top Blogs Resources server monitor Top Politics blogs copy paste bebas tanpa syarat KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

eXTReMe Tracker