Perintahkan Kontraktor Memperbaiki Jalan
Diam-diam, pemkab sudah mengambil langkah terkait banyaknya sorotan yang ditujukan pada kondisi pasar hewan. Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Bambang Lestari Widodo mengaku sejak menjadi sorotan seminggu setelah diresmikan, pihaknya telah meminta rekanan yang mengerjakannya bertanggung jawab.
Bambang tak menampik kondisi parahnya kerusakan jalan menuju pasar hewan yang baru akhir Februari lalu diresmikan bupati. “Ya memang begitulah, pavingnya banyak yang jebol, tetapi sudah kita perintahkan diperbaiki,” ujar Bambang.
Sorotan pada pasar hewan ini karena baru saja diresmikan dan terpakai satu kali saat hari pasaran hewan ternyata paving jalan masuk mencuat di sana-sini. Peninjauan yang dilakukan Komisi D DPRD Ngawi juga menunjukkan bahwa pemadatan tanah di pasar hewan itu tidak dikerjakan sesuai standar. Akibat rusaknya jalan masuk pasar ini, kendaraan pengangkut hewan sempat mengeluh dan banyak yang terjebak dalam lumpur setelah pasar terguyur hujan.
Bambang juga tak menampik banyaknya sorotan mengenai pembangunan pasar hewan yang berada dalam leading sektornya. Namun dia mengatakan, hari pasaran hewan yang berlangsung selama Maret lalu sudah berjalan lebih lancar dibandingkan sebelumnya. “Saat ini aktivitas di pasar hewan itu sudah berjalan dengan lancar. Itu cukup penting, sebab fungsi pasar kan supaya aktivitas pasarnya berjalan bagus,” kilahnya.
Pasar hewan Ngawi dianggarkan dengan biaya Rp 4 miliar lebih dan merupakan pindahan dari pasar legi yang terletak di tepi jalan raya Ngawi-Karangjati. Namun sayangnya, pembangunan pasar hewan yang baru ini hasilnya tidak sesuai harapan masyarakat. Selain jalan masuk yang pavingnya rusak setelah diresmikan, saluran air pembuangan juga dikeluhkan. Demikian juga dengan fasilitas penghijauan yang tidak seimbang dengan keadaan pasar hewan yang luas dan terik. (ari/isd)
jawapos
Random Post
Comments
Katakan pada kami tentang tulisan diatas...
















