Polres Buru Pencuri Dana Pilgub
Polisi Terus Buru Pencuri Dana Pilgub
Polres Ngawi terus memburu pencuri dana operasional pilgub serta honor PPK, PPS dan KPPS. Petugas pun disebar untuk melakukan penyelidikan siapa pencuri dana sejumlah Rp 113 juta yang diembat dari mobil bendahara Kecamatan Gerih Jumat (31/10) lalu itu. “Kami terus mengerahkan petugas untuk melacak keberadaan para pencuri ini, ” kata Kasatreskrim AKP Sujarwanto mendampingi Kapolres AKBP Edy S Tambunan, kemarin (3/11). Menurut Kasatreskrim AKP Sujarwanto, saat ini pihaknya berusaha terus melakukan pengumpulan data yang dapat mengarah pada keberadaan tersangka. Sebelum peristiwa pencurian dana pilgub ini, berbagai kasus pencurian dengan kekerasan mengguncang Ngawi. Kasatreskrim menyayangkan saat itu bendahara PPK tidak bersedia dikawal petugas. “Padahal kami sediakan secara gratis, setiap bank disediakan petugas pengawal seperti itu,” kata Sujarwanto. Peristiwa pencurian di sebuah bengkel pinggir jalan Klitik Geneng itu mengagetkian banyak orang. Pasalnya, pencuri melakukan aksinya pada siang bolong. Saat itu bendahara PPK Suparno dan dua pegawai Kecamatan Geneng (bukan Kecamatan Gerih seperti tertulis sebelumnya) baru saja mengambil dana dari Bank Jatim. Di tengah jalan, ban mobil kempes dan ditambalkan di bengkel pinggir jalan raya Klitik. Saat itu semua penumpang turun di sisi kiri mobil. Pencuri diduga melakukan aksinya dari sisi kanan mobil yang tak terkunci kemudian kabur dengan sepeda motor. (ari/isd)
jawa pos
Random Post
Comments
Katakan pada kami tentang tulisan diatas...
















