Siswi SMA Negeri 1 Ngawi Mencoba Bunuh Diri
DIkutip sepenuhnya dari situs tribun news, Seorang siswi kelas 11 IPA 1 di salah satu SMA negeri di Kabupaten Ngawi, Jatim mencoba bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi tangannya pakai silet, namun nyawanya berhasil diselamatkan.
Siswi tersebut adalah Arinda Rosa, warga Desa Keras, Kecamatan Geneng, Ngawi, yang diduga mengalami permasalahan dengan keluarganya hingga depresi. Aksi nekat tersebut dilakukan Arinda di kamar mandi sekolahnya pada saat jam pelajaran masih berlangsung.
Beruntung saat itu ada siswa lain yang mengetahui korban pingsan dengan pergelangan tangan berlumuran darah.
Oleh gurunya, korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak sekolah juga langsung menghubungi keluarga korban atas kejadian ini.
“Saya kaget saat dihubungi pihak sekolah jika Arinda mencoba bunuh diri. Selama ini tingkah laku yang bersangkutan tergolong baik-baik saja,” ujar Paman korban, Suganda, saat berada di Rumah Sakit Widodo,Ngawi, Rabu(7/3/2012).
Berdasarkan keterangan dari sejumlah guru sekolahnya, sebelum melakukan aksinya, Arinda meminta izin ke guru kelasnya untuk ke kamar mandi. Namun, lama yang bersangkutan tidak kembali ke kelas hingga terdengar kabar ia mencoba bunuh diri menyayat nadi tangan kirinya dengan silet.
Kini, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang unit gawat darurat (UGD) Rumah Sakit Widodo Ngawi. Meski nyawanya berhasil tertolong, kondisi Arinda masih lemah karena kehilangan banyak darah.

Owalah nduk… nduk…
nganggoPendek banget pikirannya. Kenapa nggak konsultasi sama guru BK.
Kebanyakan nonton sinetron jadi ditiru-tiru gini.
nganggoTerlalu banget yo, memalukan diri sendiri dan juga instansi pendidikannya.
nganggoSinetron membawa pengaruh buruk, sampe ada kejadian seperti ini di Ngawi pulak…
nganggohaduh =_=” memalukan.
Ngeri men bocah2 jaman saiki
nganggoojo podo nyalahno bocahe….
nganggoiya mas vicky, gak nyalahno bocah e aku.
lingkungan e yo berpengaruh itu
nganggoJane yo ga nyalahne Mung mesakake.
Soalnya anak itu ga mau terbuka buat nyritain masalahnya. mungkin ada faktor lain yang membuatnya diam.
tapi kalau ga mau ngomong ya kita ga pernah tahu kalau dia punya masalah, misal saja dia bilang gapapa, ya yang percaya sama dia ya anggeP ga ada apa2. lain hal nya kalo kita bisa baca pikiran orang lain tapi masalahnya hal ini juga ga mungkin dilakukan.
yah apalah itu kita harapkan saja kedepannya yang lebih baik dan masalahnya cepat terselesaikan.
nganggoanak gak ngomong pun bisa dilihat dari ekpresinya, dan perubahan tingkah laku. jadi kalo semuanya peduli sama ni ABG labil, khususnya orang yang dikasih amanah, harus melakukan tindakan.
nganggoMungkin karena khilaf… atau bisikan saitonirojim yang datang di waktu tepat
nganggoaya..aya…wae kie bocah*
nganggoMedia elektronik/cetak juga sebenarnya juga berpengaruh. Kadang-kadang media membuat lebay ABG zaman sekarang.
nganggoada mslah dhidup, kdang pkiran buruk muncul, sya sndri prnah mmkirkan itu dulu, haha
nganggohaaaahhhhhh…..kurang kerjaan, gilla !!!
memalukan sekolahan…
nganggoastghfrllah,. .. in ne akibat org tua gx trllu mmprhatikan anaknya,. ..
nganggomasyaAllah…pikiran sesaat anak muda…jangan ditiru…
nganggo